PT GMP berkolaborasi dengan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menyelenggarakan program “Sekolah Tebu” bagi petani Mitra Mandiri. Acara pembukaan dilaksanakan pada 9 September 2026 di Public Centre Site A. Program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi petani dalam budidaya tebu melalui pelatihan berbasis kompetensi, sekaligus mempersiapkan petani menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan sektor perkebunan di masa mendatang. Kegiatan ini diikuti oleh 15 petani Mitra Mandiri dan enam karyawan Divisi Kemitraan PT GMP. Program pelatihan dirancang dalam 26 kali pertemuan selama 11 minggu dan dijadwalkan berakhir pada Januari mendatang. Melalui rangkaian pembelajaran tersebut, peserta diharapkan dapat memperluas pengetahuan serta meningkatkan keterampilan dalam mengelola perkebunan tebu secara lebih baik.
Kolaborasi dengan ITERA menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program ini, terutama untuk mendukung peningkatan kapasitas petani melalui pembelajaran yang terarah. Dengan adanya pelatihan, petani diharapkan tidak hanya mengandalkan pengalaman yang diperoleh selama bertahun-tahun, tetapi juga memiliki pemahaman budidaya yang lebih baik sebagai bekal dalam mengembangkan usaha perkebunannya. Dalam sambutannya, Direktur PT GMP, Bapak Jack Chong Seng Wai, menyampaikan pentingnya regenerasi dan perencanaan suksesi (succession planning) petani tebu seiring dengan semakin berkembangnya Program Mitra Mandiri. Menurutnya, keberlanjutan program kemitraan perlu didukung oleh kesiapan generasi penerus agar pengelolaan perkebunan tebu dapat terus berjalan dan berkembang. Petani masa depan diharapkan memiliki kombinasi pengalaman lapangan dan pengetahuan budidaya yang memadai. Selain itu, keterbukaan terhadap perkembangan teknologi juga menjadi hal penting agar petani mampu menyesuaikan diri dengan perubahan serta menerapkan metode budidaya yang semakin efektif. Kemampuan berbagi pengetahuan dengan petani lain turut diperlukan untuk mendorong peningkatan kompetensi secara bersama-sama.
Program “Sekolah Tebu” diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi petani Mitra Mandiri untuk terus berkembang, memperkuat kemampuan teknis, dan membangun kesiapan menghadapi tantangan perkebunan tebu. Pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan budidaya sehari-hari sehingga memberikan manfaat bagi pengelolaan kebun masing-masing.
Melalui sinergi antara PT GMP, ITERA, dan petani Mitra Mandiri, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perkebunan, tetapi juga memperkuat keberlanjutan kemitraan. Pengembangan kompetensi dan regenerasi petani menjadi langkah penting untuk menjaga kesinambungan usaha perkebunan tebu sekaligus mendukung pertumbuhan Program Mitra Mandiri PT GMP di masa mendatang.



