PT Gunung Madu Plantations (GMP) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan melalui kolaborasi bersama pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat. Komitmen ini diwujudkan dalam kegiatan GMP Peduli Api yang diselenggarakan di Balai Desa Tanjung Anom, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, pada Jumat 24 April 2026. Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Terusan Nunyai Andri Yulizar, S.E., M.M., Kapolsek Terusan Nunyai AKP Daniel, Kepala Kampung Tanjung Anom, serta Kepala Departemen Services PT Gunung Madu Plantations, Iwan Kurniawan.
GMP Peduli Api merupakan program pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang diikuti oleh sekitar 100 peserta, terdiri dari petani mitra tebu serta perangkat desa dari Desa Tanjung Anom dan Desa Bandar Sakti. Pelatihan dilaksanakan secara komprehensif melalui penyampaian materi serta praktik langsung di lapangan. Peserta mendapatkan pembekalan terkait pemahaman dasar kebakaran lahan, langkah-langkah pencegahan, hingga kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat. Selain itu, peserta juga mengikuti praktik pemadaman api menggunakan karung goni dan alat pemadam api ringan (APAR), serta simulasi penggunaan mobil pemadam kebakaran.
Kepala Departemen Services PT GMP, Iwan Kurniawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para peserta. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat disebarluaskan di lingkungan masing-masing. Ia juga menegaskan bahwa kebakaran lahan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kesehatan masyarakat, kondisi sosial ekonomi, serta keberlanjutan usaha. Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi kunci utama. Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Anom Wasis Trisno Hadi menyampaikan bahwa wilayahnya memiliki potensi risiko kebakaran lahan yang cukup tinggi karena didominasi area perkebunan dan pertanian, sehingga kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan nyata, dalam kegiatan ini GMP juga menyerahkan bantuan alat pemadam api ringan (APAR) kepada Desa Tanjung Anom dan Desa Bandar Sakti untuk mendukung upaya penanggulangan kebakaran di lingkungan kantor dan permukiman. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap bahaya api di lingkungan sekitar. Melalui program ini, GMP berharap tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif. GMP Peduli Api diharapkan menjadi langkah nyata dalam tindakan preventif dari potensi risiko kebakaran lahan, khususnya di wilayah Lampung Tengah.



